Rekomendasi 10 Tempat Nongkrong Paling Hits di Bogor

1 comments | 3 likes | 04/20/2016
#

1. Lemongress 

Lemongrass menawarkan konsep modern kopitiam dan resto secara bersamaan. Menu makanan khas kopitiam dengan resep tradisional yang kuat disajikan dalam sebuah suasana resto modern yang memiliki desain interior sangat nyaman. Selain menu kopitiam, Lemongrass juga menyediakan berbagai sajian dari mulai Chinese Food, Western Light Meal hinggaCocktail dan Mocktail yang sudah jadi sajian wajib di Resto Modern.

2. Two Stories

Menawarkan konsep cafe dengan dua konsep berbeda di setiap lantainya. Sesuai namanya yang berarti “dua cerita” Two Stories ingin menyampaikan konsep tersebut pada kedua lantai cafe mereka namun dengan satu konsep besar cafe dengan desain industrial. Dari kedua suasana yang berbeda tersebut, kita sama-sama tetap bisa menikmati sebuah konsep besar cafe yang ditawarkan oleh Two Stories dan konsep seperti ini sangat jarang bisa kita temui di Bogor. Dengan dua konsep tersebut kita bisa menikmati makanan yang disajikan Two Stories dengan dua cara. Berbicara mengenai menu yang ditawarkan Two Stories, cafe ini menawarkan menu perpaduan antara Indonesian Food dan Western Food.

3. Cyrano Cafe

Cyrano Café buat menemukan hal baru yang bisa buat remaja sekarang ngga cepet bosen dengan banyaknya resto café di Bogor. Akhirnya Cyrano Café memberanikan diri untuk merubah konsep cafenya, sebelumnya Cyrano café memang memberikan hal yang sama dengan café café lainnya. Karna ingin memberikan hal yang berbeda dan baru akhirnya Cyrano Cafepun merubah konsep cafenya menjadi Dessert Cafe. Saat ini Cyrano café sudah launching menu dessert terbarunya ada sekitar 14 varian dessert yang semuanya merupakan ide terbaru.

4. Level3 Rooftop and Girl

Level03 Rooftop and Grill adalah kesatuan yang terpisah dari Two Stories. Menu makanan dan minuman hingga konsep benar-benar berbeda dengan Two Stories. Sensasi merasakan view kota Bogor dari Rooftop Level03 ditemani menu grill dan minum mocktail atau cocktail adalah pengalaman utama yang ditawarkan oleh Level03.

Level03  adalah kelanjutan cerita dari dua lantai sebelumnya dan tingkatan ketiga ini adalah tingkatan lebih tinggi dan menuju keabadian sehingga tema hitam dan putih, ruang terbuka untuk mata memandang langit dan udara segar untuk dihirup adalah representasi dari tingkatan Level03 yang merupakan konsep selanjutnya dari Two Stories.

5. Momomilk Barn

Sesuai dengan tema restorannya, yaitu susu, dekorasi restoran ini juga dibuat layaknya sebuah peternakan. Ukuran resto ini luas dan secara garis besar terdiri dari 3 area tempat makan. Di sebelah kanan ada smoking area, sebelah kiri non-smoking area, dan area yang paling kecil ada di belakang, bersebelahan dengan toilet dan mushala. Ketiga area tersebut mengitari sebuah taman kecil yang ada dekorasi ala peternakannya. Beberapa waiternya juga pake baju overall. Kalo dekorasi restonya sendiri sih kebanyakan kayu-kayuan dan dindingnya ada lukisan mural.

6. Monarchy Bistro

Kafe yang memiliki tagline ”Treat Queen Like a Boss”  dan mengusung konsep industrial minimalis. Begitu memasuki Monarchy, kita akan disambut dengan interior dan suasana yang menarik. Terlihat kasir di pojok sebelah kanan dan sofa empuk di sebelah kiri dengan lambang Monarchy di atasnya yang digunakan untuk tempat menunggu maupun untuk berfoto. Tak lupa dilengkapi dengan interior payphone London. Pizza, pasta, panna cotta, iced frappe,dan potato skin, merupakan beberapa contoh menu dari Monarchy yang berkiblat ke western menu. Daftar menunya unik di atas papan dan terdiri dari beberapa lembar kertas, yang semuanya full english.

7. Daiji Ramen

Daiji Raamen bisa disebut sebagai pelopor dan bisa menjadi inspirasi. Beberapa dari kamu akan merasa ini berlebihan, tapi menilik perjalanannya yang memang Daiji adalah kedai ramen pertama di Bogor, lalu perjalanan bisnis mereka dari kedai kecil hingga akhirnya memiliki cabang tidaklah berlebihan untuk menasbihkan mereka sebagai pelopor ramen dan inspirasi bagi bisnis kuliner di Bogor. Konsep pemilihan kedai ramen ternyata bukan tanpa alasan atau bukan hanya karena tidak ada kedai ramen saat itu. Salah satu pemilik Daiji Raamen ternyata orang tuanya dahulu pernah berprofesi sebagai produsen mie buatan sendiri jadi ternyata pengalaman dalam mengolah mie telah dimiliki oleh tiga orang pemilik Daiji Raamen ini. Selain itu pemilihan kata “DAIJI” sebagai nama pun bukan karena memiliki arti bagus dalam bahasa Jepang saja, tapi memiliki arti filosofis yang akan mengiringi perjalanan Daiji Raamen hingga kapanpun.

8. Daily Dose

Daily Dose menempati sebuah ruko dan berada di kawasan yang memiliki beberapa destinasi kuliner lainnya. Dengan konsep minimalis dan suasana warna hitam, biru muda dan tosca Dailydose memberikan suasana nyaman bagi pengunjungnya. Dailydose mulai buka pada pukul 10.00 dan tutup pada pukul 22.00 untuk hari kerja dan pukul 24.00 pada akhir pekan. Menu makanan yang ditawarkan di Dailydose didominasi oleh snack teman minum kopi dan beberapa makanan berat yang jarang ditemui di lokasi kuliner lainnya di Bogor.

9. Tier Siera

Dengan konsep Resto dan Lounge untuk keluarga, Tier Siera menawarkan suasana Resto yang sangat nyaman dengan view pegunungan dan interior yang berbeda dengan resto-resto yang ada di Bogor. Dan spot paling menyenangkan di Resto ini berada di bagian belakang dimana kita bisa menikmati makanan dan minuman bersama dengan view kota Bogor dengan pegunungan-pegunungannya yang sangat tidak boleh untuk dilewatkan. Beberapa menu makanan di Tier Siera banyak yang mengambil bahan pasta dan pasta ini merupakan pasta homemade buatan dari chef di Tier Siera. Begitupun beberapa saus yang digunakan untuk makanan di Tier Siera kesemuanya adalah saus homemade dari chef di Tier Siera.

10. The Pot

Berlokasi di kawasan ruko, tempat makan ini menyajikan beragam sajian yang berkonsep Western. Aneka sajian yang ada di sana sekaligus menjadi unggulan antara lain steak, sosis, dan pasta. Masing-masing disajikan dengan bumbu dan topping yang berbeda. Sehingga terciptalah citarasa yang lezat dan pastinya mampu menggugah selera siapa pun yang makan di sana.
Seperti halnya dengan pilihan steak, pengunjung bisa menemukan beberapa pilihan. Sebut saja Tenderloin AU, Short Ribs NZ, Rib Eye AU, Norway Salmon, Chicken Crispy, dan masih banyak lainnya.  Terdiri dari 2 lantai, The Pot memiliki kapasitas hingga 40 seats. Restoran terlihat natural yang dindingnya didominasi dengan pilihan batu bata merah, lengkap dengan hiasan-hiasan cantik menempel di seantero dinding


Comment